Polisi minta Pemerintah Kediri Batalkan Penerimaan Pegawai Negeri Bermasalah
Blog Info Seleksi CPNS
Blog Informasi Seleksi CPNS 2011
Informasi Seleksi CPNS 2011
Ujian Cpns
Informasi Download Soal Ujian Cpns
ujicpns.blogspot.com
Koleksi Latihan Soal Seleksi PTN Lengkap
Download Latihan Soal Snmptn, UMB PTN, Simak UI, UM Undip, UM Upi, USM STAN, SPMB Unsoed
Blog PMDK
Soal CPNS
Download soal dan Kisi-kisi Soal CPNS
ujiannasional.org/soal-cpns
Belajar Matematika
Koleksi Latihan Matematika Seleksi PTN
Kursus Matematika
Situs Ujian Cpns Indonesia
Cpns Indonesia
cpns.ujian.org
- Ads by Asvc Company
Kepolisian Resor Kota Kediri meminta pemerintah daerah menganulir pegawai negeri yang diketahui bermasalah dalam penerimaannya kemarin. Wali Kota Kediri Samsul Ashar juga diminta kooperatif untuk membebaskan polisi memeriksa pejabat yang dicurigai.
Kepala Kepolisian Resor Kota Kediri Ajun Komisaris Besar Polisi Rastra Gunawan mengatakan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat yang terkait penerimaan tersebut. Mereka adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Semeru Singgih, Inspektur Inspektorat Kota Kediri Mohammad Natsir Laka, dan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan BKD Pamuji. “Saya minta Wali Kota kooperatif dengan pemeriksaan ini,” kata Rastra kepada Tempo, Selasa (5/1).
Demi penyelidikan ini pula, Kapolresta belum bersedia membuka dokumen asli hasil ujian yang diterima dari Institut Teknologi Bandung. Dokumen tersebut menurut dia merupakan alat bukti utama untuk menentukan tersangka dalam kasus ini. Kapolresta juga memastikan jika nantinya perbedaan tersebut menyangkut nama peserta ujian seperti yang selama ini dipersoalkan, polisi akan merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah untuk membatalkan penerimaannya. Hanya saja diperkirakan jumlahnya tidak terlalu besar dari 443 jumlah PNS yang dinyatakan diterima kemarin. “Paling hanya beberapa saja yang perlu dianulir jika terbukti,” kata Rastra Gunawan.
Sebelumnya Wali Kota Kediri Samsul Ashar memutuskan untuk menerima seluruh calon PNS yang dinyatakan lolos ujian. Pengesahan itu sendiri sempat mengundang pro kontra pasca munculnya dua hasil ujian yang berbeda. Namun demikian, Samsul Ashar tetap meminta polisi menyelidiki dugaan manipulasi yang dilakukan stafnya sendiri. “Proses hukumnya terus jalan meski hasilnya sudah ditetapkan,” kata Samsul.
Related Topics
Posted in Cpnsd
Situs Informasi CPNS ini kami persembahkan kepada pengunjung dan diabdikan kepada dunia kependidikan dalam arti yang seluas-luasnya. Semoga situs yang kami kembangkan ini bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Terima Kasih atas kunjungan Anda!
Salam kami : Admin